Jika kamu pergi, senyum ini untuk siapa lagi? Lalu ke mana larinya
lengkung bibir itu? Hanya menyelinap ke dalam pori-pori mimpi?
Jika
kamu pergi, ke mana lagi aku layangkan alunan rindu ini? Ke telinga
Cupid yang sudah lumpuh menembakkan panah cintanya kepadamu? Ke
jari-jari kedinginan yang tak pernah kamu genggam lagi?












