Terus saja memendam rasa. Memang tak terasa sampai semuanya hampa.
Apakah kamu pernah membayangkan? Kamu terus memendam rasa untuknya.
Melihat gerak demi gerak tubuhnya. Membayangkan setiap senyumnya.
Kemudian merefleksikannya di langit-langit kamar. Lalu secara otomatis
mengembangkan senyummu sendiri, hingga kamu merasa gila dan insomnia
dalam waktu bersamaan.
Kamu pernah merasakan? Mengendap-endap. Mencuri pandang akan indah...